Perubahan APBD PPU Dikejar Tenggat, Anggaran Porprov Masih Menunggu Persetujuan

Perubahan APBD PPU Dikejar Tenggat, Anggaran Porprov Masih Menunggu Persetujuan

Oleh Rd • 22 September 2026

Bagikan Artikel Ini

ADVERTORIAL Diskominfo PPU

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah mematangkan pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang ditargetkan rampung sebelum batas waktu akhir September.

 

Sejumlah kebutuhan daerah masih masuk dalam pembahasan, termasuk dukungan anggaran untuk keikutsertaan PPU pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Paser.

 

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir menyebut usulan anggaran Porprov masih menunggu hasil pembahasan dalam Perubahan APBD 2026.

 

“Kalau untuk alokasi kurang lebih besarannya usulan Rp5 miliar-an lah, tapi kita ini masih dalam proses usulan. Mudah-mudahan disetujui nanti di perubahan APBD karena kita masih dalam proses penyelesaian perubahan APBD,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).

 

Ia menyebut waktu pembahasan semakin terbatas karena persetujuan Perubahan APBD memiliki batas waktu yang harus dipenuhi pemerintah daerah bersama DPRD.

 

“Di perubahan paling lambat 30 September kan sudah wajib persetujuan APBD. Kalau melewati itu berarti nggak ada perubahan APBD, melewati 30 September,” jelasnya.

 

Dalam pembahasan tersebut, anggaran Porprov direncanakan ditempatkan melalui Dinas Pendidikan PPU. Namun, mekanisme belanja masih menjadi bagian dari pembahasan bersama DPRD sebelum ditetapkan.

 

“Kalau mekanisme belanja Porprov memang tadi itu adalah melekat di Dinas Pendidikan, nanti belanja-belanjanya ada di Dinas Pendidikan. Begitu yang sudah kita sepakati dan diskusi kan,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, kebutuhan Porprov sendiri mencakup sejumlah komponen selama kontingen PPU berada di Kabupaten Paser, mulai dari konsumsi hingga kebutuhan tempat dan keperluan lainnya.

 

“Secara alokasi karena memang kebutuhan-kebutuhan ini tentu banyak item rinciannya, terutama untuk makan minumnya, kemudian untuk tempatnya di sana dan sebagainya,” lanjutnya.

 

Ia menegaskan, usulan tersebut belum menjadi keputusan akhir karena masih menunggu proses pembahasan dan persetujuan dalam Perubahan APBD 2026.

 

“Ini tentu menjadi perhatian pemerintah karena event-nya provinsi dan semua kabupaten kota ikut, tentu ini menjadi prioritas untuk kita diskusikan,” pungkasnya. (Adv)

👁️ 144 kali dibaca

Tinggalkan Komentar